Assalamualaikum, teman-teman. Pada artikel kali ini, saya ingin berbagi pengalaman pribadi saat mengikuti proses seleksi di PT Unilever Indonesia.
Pengalaman ini dapat menjadi gambaran dan referensi bagi teman-teman yang sedang mempersiapkan diri mengikuti program UPLIFT H2 2026.Program UPLIFT H2 2026 membuka
kesempatan bagi kandidat untuk bergabung dalam beberapa fungsi, yaitu:
- Finance
- Marketing
- Communications
- Human Resources
- Customer Development
- Customer Market Insight
- Supply Chain
Dalam artikel ini, saya akan
menceritakan tahapan seleksi yang pernah saya ikuti, mulai dari pendaftaran,
interview awal, online assessment atau psikotes, individual assignment, depth
interview, hingga medical check up.
Perlu diketahui bahwa proses
seleksi yang saya alami berlangsung beberapa tahun lalu. Oleh karena itu,
tahapan, jenis tes, dan ketentuan dalam seleksi UPLIFT H2 2026 mungkin
mengalami perubahan sesuai dengan kebijakan Unilever.
Informasi Lowongan Unilever
Saya pertama kali mengetahui
adanya lowongan kerja di PT Unilever Indonesia melalui portal lowongan kerja
Jobs.id.
Kesempatan tersebut langsung
menarik perhatian saya karena Unilever merupakan salah satu perusahaan
multinasional yang menawarkan berbagai peluang pengembangan karier, khususnya
dalam bidang penjualan, pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, komunikasi,
riset konsumen, dan rantai pasok.
Bagi teman-teman yang ingin
mengikuti UPLIFT H2 2026, pastikan memilih fungsi yang paling sesuai dengan
latar belakang pendidikan, pengalaman, minat, dan rencana karier.
Undangan Company Presentation dan
Initial Interview
Beberapa bulan setelah mengirimkan
lamaran, saya menerima email dari tim HR Unilever dengan judul:
Invitation: Company Presentation & Initial Interview
Dalam email tersebut, saya juga
diminta mengisi application form menggunakan bahasa Inggris.
Tips bagi teman-teman yang
memperoleh formulir serupa adalah mengisinya dengan jujur, lengkap, dan
mengikuti bahasa yang diminta. Informasi yang dicantumkan dalam formulir dapat
ditanyakan kembali ketika proses interview.
Proses interview pertama
dilaksanakan di kampus Institut Teknologi Bandung atau ITB.
Kegiatan dimulai dengan presentasi
mengenai profil perusahaan, budaya kerja, dan gambaran posisi yang sedang
dibuka. Setelah itu, peserta mengikuti sesi interview bersama tim Unilever.
Sebelum sesi tanya jawab, saya
diberikan tiga soal perhitungan sederhana mengenai diskon, harga jual, omzet,
dan bonus penjualan. Soal tersebut harus diselesaikan dalam waktu sekitar 15
menit.
Beberapa bentuk soal yang
diberikan berkaitan dengan:
- Perhitungan harga setelah diskon bertingkat.
- Perhitungan keuntungan atau margin penjualan.
- Perhitungan omzet.
- Perhitungan bonus berdasarkan jumlah pembelian.
Tips dari saya, pelajari kembali
perhitungan dasar seperti persentase, diskon, omzet, margin keuntungan, dan
bonus penjualan. Walaupun terlihat sederhana, soal harus dikerjakan dengan
cepat dan teliti.
Jenis soal yang diberikan tentunya dapat berbeda, tergantung fungsi yang dipilih dalam UPLIFT H2 2026.
Tahap Online Assessment atau Psikotes Unilever
Dua hari setelah interview
pertama, diumumkan kandidat yang berhasil lolos ke tahap Online Assessment
Unilever.
Online assessment ini menyerupai
psikotes yang dikerjakan secara daring. Peserta diberikan batas waktu tertentu
untuk menyelesaikan seluruh rangkaian tes.
Beberapa pertanyaan dalam
assessment bertujuan untuk menggambarkan karakter, kebiasaan, kemampuan
berpikir, cara mengambil keputusan, dan kecenderungan perilaku peserta dalam
menghadapi situasi tertentu.
Dalam tes kepribadian, umumnya
tidak terdapat jawaban yang sepenuhnya benar atau salah. Jawaban peserta
digunakan untuk melihat kesesuaian karakter dengan fungsi dan budaya kerja
perusahaan.
Saran saya, jawablah setiap
pertanyaan secara jujur dan konsisten sesuai dengan kepribadian asli. Jangan
memilih jawaban hanya karena terlihat paling baik atau dianggap paling disukai
oleh perusahaan.
Video Latihan Psikotes Unilever
Untuk membantu teman-teman
memahami bentuk soal psikotes dan online assessment, saya melampirkan video
latihan psikotes dalam artikel ini.
Silakan tonton video berikut
sebagai bahan latihan sebelum mengikuti seleksi UPLIFT H2 2026.
Video tersebut dapat digunakan
sebagai referensi untuk:
- Mengenali pola soal psikotes.
- Memahami cara mengerjakan soal.
- Melatih ketelitian.
- Meningkatkan kecepatan menjawab.
- Mempersiapkan diri menghadapi online assessment
Unilever.
Pastikan tetap mempelajari petunjuk resmi yang diberikan oleh Unilever karena bentuk tes dapat berubah pada setiap periode rekrutmen.
Individual Assignment dan Depth Interview
Tahap berikutnya yang saya ikuti
adalah Individual Assignment dan Depth Interview.
Pada tahap ini, kandidat diberikan
tugas untuk membuat presentasi berdasarkan tema atau studi kasus tertentu.
Saya termasuk dalam batch kedua
dan harus menunggu beberapa bulan sebelum akhirnya memperoleh jadwal
presentasi. Tugas yang diberikan pada saat itu adalah membuat presentasi dengan
tema:
“Toko Sepi dan Toko Ramai”
Dalam tugas tersebut, peserta
diminta menjelaskan perbedaan antara toko yang ramai dan toko yang sepi,
kemungkinan penyebabnya, serta strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan
penjualan.
Bentuk individual assignment dalam
UPLIFT H2 2026 kemungkinan akan disesuaikan dengan fungsi yang dipilih.
Sebagai contoh:
- Kandidat Finance mungkin memperoleh studi kasus
mengenai laporan keuangan atau efisiensi biaya.
- Kandidat Marketing mungkin memperoleh kasus
mengenai strategi pemasaran atau peluncuran produk.
- Kandidat Communications mungkin diminta menyusun
strategi komunikasi.
- Kandidat Human Resources mungkin memperoleh kasus
mengenai pengelolaan karyawan.
- Kandidat Customer Development mungkin memperoleh
kasus mengenai penjualan dan distribusi.
- Kandidat Customer Market Insight mungkin diminta
menganalisis konsumen dan data pasar.
- Kandidat Supply Chain mungkin memperoleh kasus
mengenai persediaan, produksi, distribusi, atau efisiensi rantai pasok.
Tips dari saya, jangan terlalu
terpaku pada contoh presentasi milik orang lain. Buatlah materi berdasarkan
pemahaman sendiri, gunakan data atau ilustrasi yang masuk akal, dan kuasai
setiap poin yang disampaikan.
Setelah presentasi selesai, proses
dilanjutkan dengan depth interview.
Beberapa pertanyaan yang dapat
muncul antara lain:
- Ceritakan tentang diri Anda.
- Mengapa tertarik mengikuti UPLIFT H2 2026?
- Mengapa memilih fungsi tersebut?
- Apa kelebihan dan kekurangan Anda?
- Ceritakan pengalaman menghadapi masalah.
- Ceritakan pengalaman bekerja dalam tim.
- Apakah bersedia ditempatkan di luar kota?
- Apa rencana karier Anda dalam lima tahun ke depan?
- Apa yang Anda ketahui tentang Unilever?
- Mengapa Unilever harus memilih Anda?
- Apa kontribusi yang dapat Anda berikan kepada
perusahaan?
Tips tambahan dari saya adalah menciptakan suasana interview yang nyaman. Tetap sopan, tetapi tidak perlu terlalu tegang. Jawablah pertanyaan dengan percaya diri, jujur, terstruktur, dan menggunakan contoh pengalaman nyata.
Tahap Medical Check Up Unilever
Kandidat yang berhasil melewati
tahap interview kemudian dapat masuk ke tahap Medical Check Up atau MCU.
Pemeriksaan kesehatan yang saya
jalani meliputi:
- Tes darah.
- Tes urine.
- Rontgen.
- Rekam jantung.
- Pemeriksaan tekanan darah.
- Pemeriksaan fisik secara umum.
Seluruh biaya medical check up
pada saat itu ditanggung oleh pihak Unilever.
Namun, perjalanan saya dalam
proses seleksi harus berhenti pada tahap ini karena saya dinyatakan belum
berhasil melewati medical check up.
Walaupun belum mendapatkan hasil
yang diharapkan, proses tersebut memberikan banyak pengalaman berharga. Saya
belajar mengenai cara mempersiapkan interview, mengerjakan psikotes online,
membuat presentasi bisnis, dan menghadapi proses rekrutmen di perusahaan
multinasional.
Tips Mengikuti UPLIFT H2 2026
Beberapa hal yang dapat
dipersiapkan sebelum mengikuti seleksi UPLIFT H2 2026 adalah:
- Pelajari profil, nilai, produk, dan bisnis
Unilever.
- Pahami fungsi yang dipilih.
- Perbarui CV dan profil profesional.
- Latih kemampuan bahasa Inggris.
- Pelajari soal psikotes dan numerical reasoning.
- Berlatih menjawab pertanyaan interview.
- Persiapkan contoh pengalaman menggunakan metode
STAR.
- Latih kemampuan presentasi dan analisis studi
kasus.
- Jaga kondisi kesehatan sebelum medical check up.
- Jawab setiap tes secara jujur dan konsisten.
